Teacher Training
Teacher Training
Kualitas guru adalah
faktor penentu utama keberhasilan sistem pendidikan. Pelatihan guru (teacher
training) menjadi elemen esensial dalam menjamin implementasi kurikulum dan
pembelajaran yang efektif. SDG 4 secara eksplisit menekankan pentingnya
peningkatan kapasitas pendidik agar mampu memberikan pengalaman belajar yang
inklusif, relevan, dan berbasis kompetensi.
Program pelatihan guru
tidak hanya berfokus pada penguasaan materi ajar, tetapi juga pada kemampuan
pedagogis, teknologi pembelajaran, serta keterampilan sosial-emosional. Guru
abad ke-21 dituntut menjadi pembimbing yang reflektif, inovatif, dan adaptif terhadap
perubahan lingkungan belajar. Oleh karena itu, pelatihan yang berkelanjutan
perlu diintegrasikan dalam sistem karier guru, bukan hanya sebagai kegiatan
administratif.
Kendala yang dihadapi
banyak negara berkembang adalah keterbatasan anggaran, fasilitas, dan
kesempatan bagi guru untuk mengikuti pelatihan bermutu. Selain itu, sistem
evaluasi guru sering kali tidak mendorong inovasi, melainkan sekadar menilai
kepatuhan terhadap prosedur formal. Akibatnya, potensi guru untuk berkembang
secara profesional menjadi terhambat.
Diperlukan kebijakan yang
menempatkan pelatihan guru sebagai prioritas strategis, dengan pendekatan
berbasis kebutuhan nyata di lapangan. Kolaborasi antara universitas, lembaga
pendidikan guru, dan sekolah perlu diperkuat agar proses pelatihan kontekstual
dan relevan dengan tuntutan zaman.
Dengan guru yang terlatih
dan termotivasi, kualitas pembelajaran akan meningkat secara signifikan. Hal
ini bukan hanya mempercepat pencapaian SDG 4, tetapi juga memastikan bahwa
setiap peserta didik memperoleh pengalaman belajar yang bermutu, setara, dan
bermakna sepanjang hayat.