Pembelajaran Fleksibel Pasca Bencana sebagai Praktik Kepemimpinan Pendidikan
Pembelajaran
Fleksibel Pasca Bencana sebagai Praktik Kepemimpinan Pendidikan
Kepemimpinan
pendidikan diuji secara nyata dalam situasi pasca bencana. Ilmuwan teknologi
pendidikan memandang fleksibilitas pembelajaran sebagai cerminan kualitas
kepemimpinan di tingkat sekolah dan sistem pendidikan.
Pemimpin
pendidikan perlu mengambil keputusan cepat dan adaptif. Fleksibilitas
pembelajaran memungkinkan sekolah merespons perubahan tanpa harus menunggu
instruksi yang terlalu rinci. Teknologi pendidikan membantu pemimpin memantau
situasi, berkomunikasi dengan pemangku kepentingan, dan mengoordinasikan
pembelajaran.
Kepemimpinan
fleksibel juga berarti memberi kepercayaan kepada guru. Guru diberi ruang untuk
berinovasi dan menyesuaikan pembelajaran dengan kondisi siswa. Teknologi
menjadi sarana untuk mendukung kolaborasi dan berbagi praktik baik.
Bagi
pengambil kebijakan, kepemimpinan pendidikan pasca bencana perlu diperkuat
melalui pelatihan dan kebijakan pendukung. Fleksibilitas harus dilembagakan
sebagai bagian dari budaya organisasi pendidikan.
Dalam
perspektif akademik, fleksibilitas pembelajaran pasca bencana dapat dianalisis
sebagai praktik kepemimpinan adaptif. Hal ini memperkaya kajian teknologi
pendidikan yang tidak hanya berfokus pada alat, tetapi juga pada peran manusia
dalam mengelola perubahan.