Model Kolaborasi EdTech–Industri untuk Menyelesaikan Persoalan Publik Secara Sistemik
Model Kolaborasi EdTech–Industri untuk
Menyelesaikan Persoalan Publik Secara Sistemik
Model kolaborasi antara EdTech dan industri dalam menyelesaikan persoalan
publik menjadi salah satu pendekatan yang semakin populer dalam upaya membangun
solusi berkelanjutan. Di banyak negara, persoalan publik seperti pengangguran,
ketimpangan akses pendidikan, rendahnya literasi digital, dan kesenjangan
ekonomi memerlukan pendekatan sistemik yang melibatkan banyak pihak. EdTech dan
dunia industri merupakan dua sektor penting yang dapat menjadi katalisator
perubahan jika keduanya dikolaborasikan dengan baik.
Model kolaborasi EdTech–industri biasanya dimulai dengan identifikasi
persoalan masyarakat yang membutuhkan intervensi. Industri memberikan gambaran
mengenai kebutuhan kompetensi yang belum terpenuhi, sementara EdTech
menyediakan platform dan metodologi untuk mengembangkan solusi pembelajaran.
Kolaborasi ini memungkinkan terciptanya program pelatihan yang tidak hanya
relevan dengan kebutuhan pasar tenaga kerja, tetapi juga mampu menjawab
persoalan sosial secara lebih luas.
Salah satu model kolaborasi yang sering digunakan adalah co-creation, di
mana EdTech dan industri bekerja bersama dalam merancang konten dan
implementasi program. Melalui pendekatan ini, industri memastikan bahwa konten
pembelajaran sesuai dengan kebutuhan pasar, sedangkan EdTech memastikan bahwa
metode penyampaian sesuai dengan prinsip-prinsip pedagogis. Model ini
menghasilkan solusi pembelajaran yang lebih efektif dan aplikatif bagi
masyarakat.
Model lainnya adalah model kemitraan berbasis komunitas (community-based
partnership), di mana kolaborasi difokuskan pada pemberdayaan masyarakat lokal
melalui pendidikan dan pelatihan berbasis digital. Dalam model ini, industri
berperan sebagai penyedia sumber daya dan peluang usaha, sementara EdTech
menyediakan platform pembelajaran serta dukungan teknis. Kolaborasi ini mampu
menciptakan dampak langsung bagi masyarakat lokal melalui peningkatan
keterampilan, peluang ekonomi, dan penguatan konektivitas digital.
Selain itu, terdapat model hybrid ecosystem, yaitu ekosistem kolaboratif
yang menggabungkan pemerintah, industri, akademisi, dan EdTech dalam satu
sistem. Model ini memungkinkan intervensi pendidikan yang lebih komprehensif
dan berkelanjutan. Dengan dukungan pemerintah, solusi EdTech dapat diperluas
secara nasional, sementara industri memberikan kontribusi pada desain dan
implementasi solusi. EdTech memastikan bahwa platform pembelajaran mudah
diakses dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Secara keseluruhan, model kolaborasi antara EdTech dan industri memainkan
peran penting dalam menyelesaikan persoalan publik secara sistemik. Melalui
pendekatan kolaboratif yang terstruktur, berbagai persoalan sosial dapat
ditangani melalui solusi yang lebih tepat sasaran, inovatif, dan berkelanjutan.
Kolaborasi ini membuka jalan bagi masyarakat untuk memperoleh pendidikan
berkualitas, meningkatkan peluang ekonomi, dan membangun masa depan yang lebih
inklusif.