Merekayasa Masa Depan Pendidikan Tinggi: Integrasi Artificial Intelligence, Design Thinking, dan Kemampuan Berpikir Kritis-Kreatif
Oleh: Lucky Prima
Program Doktor Teknologi Pendidikan
Universitas Negeri Surabaya
Pendidikan tinggi kini berada pada titik balik sejarah. Di satu sisi, munculnya Artificial Intelligence (AI) menawarkan efisiensi, personalisasi, dan percepatan inovasi dalam pembelajaran. Di sisi lain, hadir pula kegelisahan baru—apakah teknologi ini akan menggantikan manusia, atau justru memperkuat potensi kemanusiaan dalam berpikir dan berkarya?
Transformasi digital bukan sekadar soal alat, tetapi soal cara berpikir baru. Perguruan tinggi di era ini dituntut tidak hanya mengajarkan mahasiswa menggunakan teknologi, melainkan juga memaknai teknologi secara reflektif, etis, dan kreatif. Di sinilah integrasi antara Artificial Intelligence dan Design Thinking menjadi penting, karena keduanya memiliki kekuatan sinergis dalam menumbuhkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif—kompetensi utama abad ke-21.
AI sebagai Mitra Intelektual, Bukan Pengganti Manusia
Peran kecerdasan buatan (AI) semakin berkembang sebagai mitra intelektual yang memperkuat, bukan menggantikan, kemampuan manusia. Penelitian terbaru menyoroti pentingnya kolaborasi manusia-AI untuk meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan pengambilan keputusan, sambil tetap menjaga peran unik manusia dalam proses intelektual.
Kolaborasi Manusia-AI: Sinergi dan Augmentasi
AI dirancang untuk melengkapi keahlian manusia, bukan mengambil alih sepenuhnya. Dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan industri kreatif, AI terbukti meningkatkan akurasi, efisiensi, dan hasil, namun tetap membutuhkan supervisi, penilaian, dan kreativitas manusia (Sezgin, 2023; Yan et al., 2024; Anantrasirichai & Bull, 2020; Sowa et al., 2021; Akata et al., 2020). Konsep "hybrid intelligence" menekankan integrasi kekuatan manusia dan AI untuk mencapai hasil yang tidak dapat dicapai oleh salah satu pihak saja (Shi et al., 2023; Akata et al., 2020; Fabri et al., 2023).
Peran AI dalam Tim dan Ekosistem Pengetahuan
Penelitian mengidentifikasi berbagai peran AI dalam tim, seperti koordinator, kreator, perfeksionis, dan pelaksana, yang dirancang untuk melengkapi peran manusia (Siemon, 2022; Xiong et al., 2025). Dalam ekosistem riset, AI berfungsi sebagai asisten, alat, dan bahkan peserta, mendorong kolaborasi lintas disiplin dan mempercepat inovasi (Xiong et al., 2025; Fabri et al., 2023).
Tantangan dan Batasan
Meskipun AI dapat meningkatkan kinerja tim, tantangan utama meliputi kebutuhan akan model mental manusia terhadap AI, kepercayaan, dan desain interaksi yang tepat agar tidak terjadi ketergantungan berlebihan atau pengambilan keputusan yang salah (Steyvers & Kumar, 2023; Inkpen et al., 2022; Fan et al., 2022). AI saat ini masih terbatas dalam hal kreativitas, empati, dan pemahaman konteks sosial (Anantrasirichai & Bull, 2020; Shi et al., 2023; Schmidt & Loidolt, 2023; Agnew et al., 2024).
Fokus Penelitian AI sebagai Mitra Intelektual
Tabel 1: Perkembangan riset AI sebagai mitra intelektual dari berbagai bidang. Marker besar menandakan pengaruh tinggi.
|
Subtopik |
Contoh Studi Utama |
Tahun |
Sumber |
|
Kolaborasi di Kesehatan |
(Sezgin, 2023) |
2023 |
Digital Health |
|
Peran AI dalam Tim |
(Siemon, 2022) |
2022 |
Group Decision and Negotiation |
|
Augmentasi vs. Otomatisasi |
(Brynjolfsson, 2022; Akata et al., 2020) |
2022, 2020 |
Daedalus, Computer |
|
AI dalam Industri Kreatif |
(Anantrasirichai & Bull, 2020) |
2020 |
AI Review |
|
Tantangan Kolaborasi |
(Steyvers & Kumar, 2023; Inkpen et al., 2022; Fan et al., 2022) |
2023, 2022 |
Persp. Psych. Sci., ACM Trans. CHI |
Kesimpulan
Penelitian konsisten menunjukkan bahwa AI paling efektif saat berperan sebagai mitra intelektual yang memperkuat, bukan menggantikan, manusia. Kolaborasi manusia-AI menghasilkan sinergi yang meningkatkan produktivitas, kreativitas, dan kualitas keputusan, namun tetap membutuhkan peran sentral manusia dalam pengawasan, etika, dan inovasi.
References
Agnew, W., Bergman, A., DeepMind, U., Chien, J., Díaz, M., Research, U., El-Sayed, S., Mohamed, S., McKee, K., & Pittman, J. (2024). The Illusion of Artificial Inclusion. Proceedings of the 2024 CHI Conference on Human Factors in Computing Systems, 286, 1-12. https://doi.org/10.1145/3613904.3642703
Akata, Z, et al. (2020). A Research Agenda for Hybrid Intelligence: Augmenting Human Intellect With Collaborative, Adaptive, Responsible, and Explainable Artificial Intelligence. Computer, 53(8), 18-28. https://doi.org/10.1109/mc.2020.2996587
Anantrasirichai, N., & Bull, D. (2020). Artificial intelligence in the creative industries: a review. Artificial Intelligence Review, 55, 589 - 656. https://doi.org/10.1007/s10462-021-10039-7
Babanoğlu, M., Karataş, T., & Dündar, E. (2025). Envisioning the Future of AI-Assisted EFL Teaching and Learning: Conceptual Representations of Prospective Teachers. SAGE Open, 15(2),. https://doi.org/10.1177/21582440251341590
Brynjolfsson, E. (2022). The Turing Trap: The Promise & Peril of Human-Like Artificial Intelligence. Daedalus, 151(2), 272-287. https://doi.org/10.1162/daed_a_01915
Caputo, F. (2024). Human–artificial intellectual capital…beyond a fragmented perspective. Journal of Intellectual Capital, 25(5-6), 1026-1041. https://doi.org/10.1108/jic-06-2024-0195
Du, T., Li, X., Jiang, N., Xu, Y., & Zhou, Y. (2025). Adaptive AI as Collaborator: Examining the Impact of an AI’s Adaptability and Social Role on Individual Professional Efficacy and Credit Attribution in Human–AI Collaboration. International Journal of Human–Computer Interaction, 41(19), 12422-12433. https://doi.org/10.1080/10447318.2025.2462120
Fabri, L., Häckel, B., Oberländer, A., Rieg, M., & Stohr, A. (2023). Disentangling Human-AI Hybrids. Business & Information Systems Engineering, 65, 623-641. https://doi.org/10.1007/s12599-023-00810-1
Fan, M., Yang, X., Yu, T., Liao, V., & Zhao, J. (2022). Human-AI Collaboration for UX Evaluation: Effects of Explanation and Synchronization. Proceedings of the ACM on Human-Computer Interaction, 6, 1 - 32. https://doi.org/10.1145/3512943
Inkpen, K., Chappidi, S., Mallari, K., Nushi, B., Ramesh, D., Michelucci, P., Mandava, V., Vepvrek, L., & Quinn, G. (2022). Advancing Human-AI Complementarity: The Impact of User Expertise and Algorithmic Tuning on Joint Decision Making. ACM Transactions on Computer-Human Interaction, 30(5), 1 - 29. https://doi.org/10.1145/3534561
Mahmud, B., Hong, G., & Fong, B. (2022). A Study of Human–AI Symbiosis for Creative Work: Recent Developments and Future Directions in Deep Learning. ACM Transactions on Multimedia Computing, Communications and Applications, 20(2), 1 - 21. https://doi.org/10.1145/3542698
Schmidt, P., & Loidolt, S. (2023). Interacting with Machines: Can an Artificially Intelligent Agent Be a Partner?. Philosophy & Technology, 36, 1-32. https://doi.org/10.1007/s13347-023-00656-1
Sezgin, E. (2023). Artificial intelligence in healthcare: Complementing, not replacing, doctors and healthcare providers. Digital Health, 9. https://doi.org/10.1177/20552076231186520
Siemon, D. (2022). Elaborating Team Roles for Artificial Intelligence-based Teammates in Human-AI Collaboration. Group Decision and Negotiation, 31, 871 - 912. https://doi.org/10.1007/s10726-022-09792-z
Shi, F., Zhou, F., Liu, H., Chen, L., & Ning, H. (2023). Survey and Tutorial on Hybrid Human-Artificial Intelligence. Tsinghua Science and Technology, 28(3), 486-499. https://doi.org/10.26599/tst.2022.9010022
Sowa, K., Przegalinska, A., & Ciechanowski, L. (2021). Cobots in knowledge work. Journal of Business Research, 125, 135-142. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2020.11.038
Steyvers, M., & Kumar, A. (2023). Three Challenges for AI-Assisted Decision-Making. Perspectives on Psychological Science, 19(5), 722-734. https://doi.org/10.1177/17456916231181102
Xiong, F., Yu, X., Leong, H., & , A. (2025). Artificial Intelligence in Research Ecosystem: AI Roles, New Research Thinking Paradigms, and Collaborative Potential. Journal of Educational Technology and Innovation, 7(1), 39-53. https://doi.org/10.61414/n0n76c97
Yan, L., Greiff, S., Teuber, Z., & Gašević, D. (2024). Promises and challenges of generative artificial intelligence for human learning. Nature human behaviour, 1-26. https://doi.org/10.48550/arxiv.2408.12143
Yenduri, G., Murugan, R., Maddikunta, P., Bhattacharya, S., Sudheer, D., & Savarala, B. (2025). Artificial General Intelligence: Advancements, Challenges, and Future Directions in AGI Research. IEEE Access, 13, 134325-134356. https://doi.org/10.1109/access.2025.3592708
Design Thinking: Menjaga Sisi Humanis Inovasi
Design thinking adalah pendekatan inovasi yang menempatkan manusia sebagai pusat proses kreatif, menekankan empati, kolaborasi, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pengguna. Dalam era digital dan teknologi yang berkembang pesat, menjaga sisi humanis dalam inovasi menjadi semakin penting agar solusi yang dihasilkan benar-benar relevan dan berdampak positif bagi masyarakat.
Prinsip Humanis dalam Design Thinking
Design thinking berakar pada psikologi humanistik, menekankan empati, kreativitas, dan nilai-nilai manusia dalam proses inovasi (Auernhammer & Roth, 2021; Verganti et al., 2021; Magistretti et al., 2021; Pham et al., 2021). Proses ini dimulai dengan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan, masalah, dan keinginan pengguna, lalu diterjemahkan menjadi solusi nyata yang bernilai. Empati dan keterlibatan pengguna secara aktif menjadi kunci untuk menciptakan inovasi yang bermakna dan berkelanjutan (Auernhammer & Roth, 2021; Magistretti et al., 2021; Pham et al., 2021; Göttgens & Oertelt-Prigione, 2021; Levander et al., 2023).
Dampak dan Aplikasi Design Thinking
Pendekatan ini telah terbukti meningkatkan kinerja tim, memperkuat inovasi berkelanjutan, dan menghasilkan solusi yang lebih user-centered di berbagai sektor seperti bisnis, teknologi, kesehatan, dan pendidikan (Nakata & Hwang, 2020; Heldal, 2023; Quaiser & Pandey, 2023; Magistretti et al., 2023; Patrício et al., 2023; Göttgens & Oertelt-Prigione, 2021; Zhang et al., 2024; Levander et al., 2023). Studi menunjukkan bahwa praktik design thinking yang disiplin, kolaboratif, dan berfokus pada pengguna memperkuat performa inovasi dan memberdayakan tim (Heldal, 2023; Zhang et al., 2024). Dalam konteks digital, design thinking membantu menjembatani teknologi dengan kebutuhan manusia (Verganti et al., 2020; Verganti et al., 2021; Pham et al., 2021; Patrício et al., 2023).
Tabel: Elemen Humanis dan Dampaknya
Tabel 2: Tabel elemen humanis dan dampaknya pada inovasi di berbagai sektor.
|
Elemen Humanis |
Dampak pada Inovasi |
Sektor Aplikasi |
Sumber |
|
Empati & User-Centered |
Solusi lebih relevan & inklusif |
Bisnis, Kesehatan |
(Auernhammer & Roth, 2021; Magistretti et al., 2021; Göttgens & Oertelt-Prigione, 2021; Levander et al., 2023) |
|
Kolaborasi |
Peningkatan kinerja tim |
Organisasi, Pendidikan |
(Heldal, 2023; Magistretti et al., 2023; Zhang et al., 2024) |
|
Iterasi & Prototyping |
Solusi cepat & adaptif |
Teknologi, Produk |
(Nakata & Hwang, 2020; Quaiser & Pandey, 2023; Pham et al., 2021) |
Perkembangan dan Tantangan
Design thinking terus berevolusi, terutama dengan hadirnya AI yang memperkuat prinsip human-centered dan iteratif, namun juga menantang peran manusia dalam proses desain (Verganti et al., 2020; Verganti et al., 2021). Tantangan utama adalah menjaga fleksibilitas, kejelasan konsep, dan memastikan keterlibatan manusia tetap dominan dalam inovasi (Auernhammer & Roth, 2021; Verganti et al., 2021; Magistretti et al., 2021).
Summary
Design thinking menjaga sisi humanis inovasi dengan menempatkan empati, kolaborasi, dan pemahaman pengguna sebagai inti proses. Pendekatan ini terbukti meningkatkan relevansi, inklusivitas, dan keberlanjutan inovasi di berbagai sektor, meski tetap menghadapi tantangan dalam era digitalisasi dan otomatisasi.
References
Auernhammer, J., & Roth, B. (2021). The Origin and Evolution of Stanford University’s Design Thinking: From Product Design to Design Thinking in Innovation Management. Journal of Product Innovation Management, 38(6), 623-644. https://doi.org/10.1111/jpim.12594
Göttgens, I., & Oertelt-Prigione, S. (2021). The Application of Human-Centered Design Approaches in Health Research and Innovation: A Narrative Review of Current Practices. JMIR mHealth and uHealth, 9(12), 1-24. https://doi.org/10.2196/28102
Heldal, F. (2023). Design thinking teams and team innovation performance. Journal of Innovation and Entrepreneurship, 12, 1-26. https://doi.org/10.1186/s13731-023-00325-9
Levander, X., VanDerSchaaf, H., Barragán, V., Choxi, H., Hoffman, A., Morgan, E., Wong, E., Wusirika, R., & Cheng, A. (2023). The Role of Human-Centered Design in Healthcare Innovation: a Digital Health Equity Case Study. Journal of general internal medicine, 39. https://doi.org/10.1007/s11606-023-08500-0
Magistretti, S., Ardito, L., & Petruzzelli, A. (2021). Framing the Microfoundations of Design Thinking as a Dynamic Capability for Innovation: Reconciling Theory and Practice. Journal of Product Innovation Management, 38(6), 645-667. https://doi.org/10.1111/jpim.12586
Magistretti, S., Dell’Era, C., Cautela, C., & Kotlar, J. (2023). Design Thinking for Organizational Innovation at PepsiCo. California Management Review, 65(3), 5-26. https://doi.org/10.1177/00081256231170421
Nakata, C., & Hwang, J. (2020). Design thinking for innovation: Composition, consequence, and contingency. Journal of Business Research, 118, 117-128. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2020.06.038
Patrício, R., Gomide, P., & Rocha, L. (2023). Taking the Digital Innovation Journey beyond Technology: A Human-Centered Design Approach. Journal of Innovation Management, 10(4), 26-46. https://doi.org/10.24840/2183-0606_010.004_0002
Pham, C., Magistretti, S., & Dell’Era, C. (2021). The role of design thinking in Big Data innovations. Innovation, 24(2), 290-314. https://doi.org/10.1080/14479338.2021.1894942
Quaiser, R., & Pandey, S. (2023). Design thinking enabling innovation: a literature review. Innovation: The European Journal of Social Science Research, 36(4), 579-601. https://doi.org/10.1080/13511610.2023.2238910
Verganti, R., Dell’Era, C., & Swan, K. (2021). Design thinking: Critical analysis and future evolution. Journal of Product Innovation Management, 38(6), 603-622. https://doi.org/10.1111/jpim.12610
Verganti, R., Vendraminelli, L., & Iansiti, M. (2020). Innovation and Design in the Age of Artificial Intelligence. Journal of Product Innovation Management, 37(3), 212-227. https://doi.org/10.1111/jpim.12523
Zhang, X., Liu, C., Cang, X., Lyu, Y., Zhang, M., Chen, Z., Yu, Y., Sun, Z., & Xue, Y. (2024). Research on the Effect of Design Thinking on Enterprise Sustainable Innovation Ability and Team Performance. Sustainability, 16(11), 4428. https://doi.org/10.3390/su16114428
Sinergi AI dan Design Thinking: Katalis Berpikir Kritis dan Kreatif
Integrasi Artificial Intelligence (AI) dengan design thinking semakin diakui sebagai katalis penting untuk mendorong berpikir kritis dan kreatif, baik dalam pendidikan maupun praktik inovasi. Sinergi ini tidak hanya mempercepat proses ideasi dan pemecahan masalah, tetapi juga memperkaya pengalaman belajar dan hasil desain yang lebih user-centered.
Dampak AI pada Berpikir Kritis dan Kreatif
AI terbukti meningkatkan self-efficacy kreatif, refleksi kritis, dan kemampuan berpikir reflektif peserta didik ketika diintegrasikan dalam pembelajaran berbasis design thinking, meski perubahan signifikan pada mindset design thinking memerlukan waktu dan dukungan lebih lanjut (Saritepeci & Durak, 2024; Li, 2025). AI juga memperkuat proses ideasi dengan membantu baik divergent thinking (menciptakan banyak ide) maupun convergent thinking (memilih solusi terbaik), tanpa mengurangi otonomi kreatif manusia (Melker et al., 2025; Chandrasekera et al., 2024; Chang & Tsai, 2021).
Peran AI dalam Proses Design Thinking
AI dapat mempercepat analisis data, mengotomasi tugas rutin, dan memberikan insight berbasis data untuk mendukung empati, ideasi, prototyping, hingga evaluasi solusi (Saeidnia & Ausloos, 2024; Sreenivasan & Suresh, 2024; Verganti et al., 2020; Li et al., 2024). Dalam pendidikan, AI membantu visualisasi konsep, personalisasi pembelajaran, dan meningkatkan interaktivitas, sehingga mendorong pengembangan keterampilan abad 21 seperti problem solving, critical thinking, dan kreativitas (Poleac, 2024; Zolotova & Xue, 2024; Barkoczi, 2024).
Tabel: Sinergi AI & Design Thinking dalam Berpikir Kritis dan Kreatif
Tabel 3: Tabel peran AI dalam mendukung proses berpikir kritis dan kreatif melalui design thinking.
|
Aspek |
Peran AI |
Dampak pada Berpikir Kritis/Kreatif |
Sumber |
|
Ideasi |
Saran ide, kombinasi konsep, visualisasi |
Divergent & convergent thinking |
(Melker et al., 2025; Saeidnia & Ausloos, 2024; Chandrasekera et al., 2024; Chang & Tsai, 2021) |
|
Refleksi & Evaluasi |
Umpan balik otomatis, analisis data |
Refleksi kritis & pengambilan keputusan |
(Saritepeci & Durak, 2024; Li, 2025; Li et al., 2024) |
|
Prototyping |
Generasi cepat solusi, simulasi |
Eksplorasi kreatif & iterasi |
(Saeidnia & Ausloos, 2024; Sreenivasan & Suresh, 2024; Verganti et al., 2020) |
Tantangan dan Rekomendasi
Sinergi AI dan design thinking harus tetap menjaga keseimbangan antara otomatisasi dan sentuhan humanis, serta memperhatikan etika, privasi data, dan pengembangan otonomi kreatif (Saeidnia & Ausloos, 2024; Sreenivasan & Suresh, 2024; Li et al., 2024). Diperlukan praktik berkelanjutan, scaffolding, dan feedback agar pengembangan mindset design thinking optimal (Saritepeci & Durak, 2024; Li, 2025).
Summary
Sinergi AI dan design thinking terbukti memperkuat berpikir kritis dan kreatif, mempercepat proses inovasi, dan meningkatkan kualitas solusi. Namun, keberhasilan integrasi ini sangat bergantung pada keseimbangan antara teknologi dan nilai-nilai humanis dalam proses desain.
References
Barkoczi, N. (2024). The Reinforcement of Teachers’ Design Thinking in STEM Education by Integrating AI tools - A Literature Review. BULETIN ŞTIINŢIFIC SERIA A Fascicula Pedagogie-Psihologie-Metodică. https://doi.org/10.37193/bs-ppm.24.01
Chandrasekera, T., Hosseini, Z., & Perera, U. (2024). Can artificial intelligence support creativity in early design processes?. International Journal of Architectural Computing, 23(1), 122-136. https://doi.org/10.1177/14780771241254637
Chang, Y., & Tsai, M. (2021). Effects of design thinking on artificial intelligence learning and creativity. Educational Studies, 50(5), 763-780. https://doi.org/10.1080/03055698.2021.1999213
Li, H., Xue, T., Zhang, A., Luo, X., Kong, L., & Huang, G. (2024). The application and impact of artificial intelligence technology in graphic design: A critical interpretive synthesis. Heliyon, 10(21), 1-21. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e40037
Li, X. (2025). Artificial intelligence in teacher education: Examining critical thinking and creativity through AI usage. Forum for Education Studies, 3(2), 1-16. https://doi.org/10.59400/fes2727
Melker, S., Gabrils, E., Villavicencio, V., Faraon, M., & Rönkkö, K. (2025). Artificial intelligence for design education: a conceptual approach to enhance students’ divergent and convergent thinking in ideation processes. International Journal of Technology and Design Education. https://doi.org/10.1007/s10798-025-09964-3
Poleac, D. (2024). Design Thinking with AI. Proceedings of the International Conference on Business Excellence, 18(1), 2891 - 2900. https://doi.org/10.2478/picbe-2024-0240
Saeidnia, H., & Ausloos, M. (2024). Integrating Artificial Intelligence into Design Thinking: A Comprehensive Examination of the Principles and Potentialities of AI for Design Thinking Framework. InfoScience Trends, 1(2), 1-9. https://doi.org/10.61186/ist.202401.01.09
Saritepeci, M., & Durak, H. (2024). Effectiveness of artificial intelligence integration in design-based learning on design thinking mindset, creative and reflective thinking skills: An experimental study. Educ. Inf. Technol., 29, 25175-25209. https://doi.org/10.1007/s10639-024-12829-2
Sreenivasan, A., & Suresh, M. (2024). Design Thinking and Artificial Intelligence: A Systematic Literature Review Exploring Synergies. International Journal of Innovation Studies, 8, 297-312. https://doi.org/10.1016/j.ijis.2024.05.001
Verganti, R., Vendraminelli, L., & Iansiti, M. (2020). Innovation and Design in the Age of Artificial Intelligence. Journal of Product Innovation Management, 37(3), 212-227. https://doi.org/10.1111/jpim.12523
Zolotova, M., & Xue, X. (2024). Communication Strategies for Interdisciplinary Teams Through Design Thinking and Technology-Driven Personalized Learning in Higher Education. Virtual Communication and Social Networks, (3), 191-202. https://doi.org/10.21603/2782-4799-2024-3-3-191-202
Menata Ulang Pendidikan Tinggi yang Humanis dan Cerdas
Menata Ulang Pendidikan Tinggi yang Humanis dan Cerdas: Sinergi Nilai Kemanusiaan dan Kecerdasan Teknologi
Pendidikan tinggi masa kini menghadapi tantangan besar untuk menyeimbangkan kemajuan teknologi—terutama kecerdasan buatan (AI)—dengan nilai-nilai humanis. Pendekatan yang mengintegrasikan humanisme dan kecerdasan teknologi dinilai paling efektif untuk menciptakan pendidikan tinggi yang relevan, inklusif, dan berkelanjutan.
Pilar Humanis dalam Pendidikan Tinggi
Pendidikan humanis menekankan pengembangan karakter, nilai moral, empati, dan kesejahteraan psikologis mahasiswa. Pendekatan ini terbukti meningkatkan motivasi, kreativitas, kepuasan belajar, serta kesehatan mental mahasiswa melalui lingkungan belajar yang inklusif dan interaktif (Jaki et al., 2025; Feigenbaum, 2023; Liu et al., 2023; Mielkov et al., 2021; Wang, 2020; Linh, 2024). Institusi seperti University of Humanistic Studies menekankan pentingnya flourishing (kehidupan bermakna), pengembangan kepribadian, dan tanggung jawab sosial mahasiswa (De Ruyter, 2024; Mielkov et al., 2021).
Integrasi Kecerdasan Buatan dan Teknologi
Transformasi menuju “smart universities” dan universitas cerdas berbasis AI memungkinkan personalisasi pembelajaran, efisiensi administrasi, serta akses yang lebih luas dan adil (George & Wooden, 2023; Adel et al., 2025; Adipat & Chotikapanich, 2024). Namun, integrasi AI harus tetap memperhatikan etika, privasi, dan keterlibatan manusia agar tidak mengorbankan kualitas pendidikan dan nilai-nilai kemanusiaan (George & Wooden, 2023; Dinh et al., 2025; Topali et al., 2024; Airaj, 2024). Pendekatan human-centered AI menekankan kolaborasi antara teknologi dan manusia, menjaga transparansi, kepercayaan, dan kontrol pengguna (Dinh et al., 2025; Topali et al., 2024; Airaj, 2024).
Tabel: Strategi Menata Ulang Pendidikan Tinggi
Tabel 4: Tabel strategi utama menata ulang pendidikan tinggi yang humanis dan cerdas.
|
Aspek |
Strategi Kunci |
Dampak Utama |
Sumber |
|
Humanisme |
Penguatan nilai, karakter, dan kesejahteraan |
Mahasiswa lebih utuh & tangguh |
(De Ruyter, 2024; Jaki et al., 2025; Feigenbaum, 2023; Liu et al., 2023) |
|
Kecerdasan Teknologi |
AI untuk personalisasi & efisiensi |
Pembelajaran adaptif & inklusif |
(George & Wooden, 2023; Dinh et al., 2025; Adel et al., 2025; Adipat & Chotikapanich, 2024) |
|
Etika & Keterlibatan |
Human-centered AI, privasi, partisipasi aktif |
Kepercayaan & kualitas terjaga |
(Dinh et al., 2025; Topali et al., 2024; Airaj, 2024; Mielkov et al., 2021) |
Kesimpulan
Menata ulang pendidikan tinggi yang humanis dan cerdas membutuhkan sinergi antara penguatan nilai-nilai kemanusiaan dan pemanfaatan teknologi cerdas secara etis. Pendekatan ini memastikan pendidikan tinggi tetap relevan, adaptif, dan berorientasi pada pengembangan manusia seutuhnya di era digital.
References
Adel, M., Abouelnour, M., Alhourani, M., & Awad, A. (2025). Towards Intelligent Universities Enhanced with Artificial Intelligence (AI). Journal of Infrastructure, Policy and Development, 9(1), 1-19. https://doi.org/10.24294/jipd10412
Adipat, S., & Chotikapanich, R. (2024). Advancing Higher Education with the Transition to Smart Universities: A Focus on Technology. Shanlax International Journal of Education, 12(3), 29-36. https://doi.org/10.34293/education.v12i3.7635
Airaj, M. (2024). Ethical artificial intelligence for teaching-learning in higher education. Educ. Inf. Technol., 29, 17145-17167. https://doi.org/10.1007/s10639-024-12545-x
De Ruyter, D. (2024). Flourishing as an aim of higher education. Exploring the aspirations and challenges of the educational philosophy of the University of Humanistic Studies (UvH) as an example. Journal of Philosophy of Education, 59(3-4), 686-701. https://doi.org/10.1093/jopedu/qhae083
Dinh, T., Le, T., Uwizeyemungu, S., & Pelletier, C. (2025). Human-Centered Artificial Intelligence in Higher Education: A Framework for Systematic Literature Reviews. Information, 16(3), 240. https://doi.org/10.3390/info16030240
Feigenbaum, K. (2023). A Critique of Abraham Maslow and Carl Rogers as Educators. Journal of Humanistic Psychology, 64(1), 44-63. https://doi.org/10.1177/00221678231154819
George, B., & Wooden, O. (2023). Managing the Strategic Transformation of Higher Education through Artificial Intelligence. Administrative Sciences, 13(9), 196. https://doi.org/10.3390/admsci13090196
Jaki, R., Subroto, D., Sutianingsih, E., Syifa, N., & , D. (2025). Pengaruh Filsafat Pendidikan Humanistik terhadap Kesejahteraan Psikologis dan Kepuasan Belajar Mahasiswa di Universitas Bina Bangsa. JIMAD: Jurnal Ilmiah Mutiara Pendidikan, 3(1), 11-23. https://doi.org/10.61404/jimad.v3i1.358
Linh, D. (2024). The Role of Higher Education in Humanistic Education for Students. East African Scholars Journal of Education, Humanities and Literature, 7(9), 313-318. https://doi.org/10.36349/easjehl.2024.v07i09.002
Liu, Y., Liu, L., Wang, T., & Liu, Y. (2023). The Analysis of the Problems of Students’ Humanistic Quality. Research and Advances in Education, 2(3), 16-18. https://doi.org/10.56397/rae.2023.03.03
Mielkov, Y., Bakhov, I., Bilyakovska, O., Kostenko, L., & Nych, T. (2021). Higher education strategies for the 21st century: philosophical foundations and the humanist approach. Revista Tempos E Espaços Em Educação, 14(33), 1-13. https://doi.org/10.20952/revtee.v14i33.15524
Topali, P., Ortega-Arranz, A., Rodríguez-Triana, M., Er, E., Khalil, M., & Akçapinar, G. (2024). Designing human-centered learning analytics and artificial intelligence in education solutions: a systematic literature review. Behaviour & Information Technology, 44(5), 1071-1098. https://doi.org/10.1080/0144929x.2024.2345295
Wang, X. (2020). Exploration of the Reform and Innovation of College English Teaching under Humanistic Literacy Education. Journal of Language Teaching and Research, 11(6), 1017-1021. https://doi.org/10.17507/jltr.1106.21
Penutup
Integrasi Artificial Intelligence dan Design Thinking bukanlah pilihan tambahan, melainkan keniscayaan strategis bagi pendidikan tinggi yang ingin relevan dengan masa depan. Namun, teknologi hanya akan bermakna jika diarahkan oleh nilai-nilai kemanusiaan dan visi pendidikan yang memerdekakan.
Sebagaimana dikatakan John Dewey (1916), “Education is not preparation for life; education is life itself.” Maka, tugas kita bukan sekadar menyiapkan mahasiswa menghadapi dunia yang digerakkan AI, tetapi membentuk mereka agar dapat menggerakkan dunia secara lebih bijak, kritis, dan kreatif.