Literasi Digital sebagai Kompetensi Fundamental dalam Ekosistem Pendidikan Modern
Literasi Digital sebagai Kompetensi Fundamental dalam
Ekosistem Pendidikan Modern
Digitalisasi pembelajaran telah menjadikan literasi digital sebagai
kompetensi utama bagi guru dan siswa. Literasi digital bukan hanya kemampuan
menggunakan perangkat, tetapi mencakup keterampilan memahami, mengelola,
mengevaluasi, dan menciptakan informasi digital secara etis dan bertanggung
jawab. Teknologi pendidikan menyediakan sarana untuk membangun ekosistem
pembelajaran yang meningkatkan literasi digital secara sistematis dan
berkelanjutan.
Peran utama teknologi pendidikan dalam literasi digital adalah menyediakan
akses ke berbagai sumber belajar digital, seperti e-book, jurnal elektronik,
video pembelajaran, simulator, dan platform open educational resources (OER).
Dengan sumber belajar yang beragam, siswa belajar untuk memilih informasi yang
relevan, memverifikasi keabsahan materi, serta mengidentifikasi bias atau
misinformasi. Keterampilan ini merupakan komponen penting dari literasi digital
kritis.
Selain itu, penggunaan LMS dan berbagai aplikasi akademik mengajarkan siswa
untuk mengelola aktivitas belajar secara mandiri. Misalnya, mengunggah tugas,
mengikuti forum diskusi, memantau progres, serta berkomunikasi dengan guru
melalui kanal digital. Aktivitas tersebut membiasakan siswa menggunakan
teknologi dalam konteks akademik, bukan hanya hiburan.
Guru juga perlu memiliki literasi digital profesional. Tanpa pemahaman
mendalam tentang pedagogi digital, teknologi hanya menjadi alat yang tidak
efektif. Guru harus mengetahui cara memilih media digital yang sesuai tujuan
pembelajaran, memahami etika penggunaan teknologi, serta melindungi privasi dan
keamanan data siswa. Pelatihan literasi digital untuk guru menjadi prasyarat
keberhasilan digitalisasi pembelajaran secara nasional.
Namun, tantangan terbesar adalah kesenjangan literasi digital antar siswa
dan antar wilayah. Di banyak daerah, siswa masih kesulitan menggunakan
perangkat teknologi secara efektif karena kurangnya paparan. Ini menyebabkan
ketimpangan kualitas pendidikan. Oleh karena itu, kebijakan pendidikan harus
memastikan bahwa literasi digital menjadi kurikulum nasional yang diajarkan
secara eksplisit.
Dengan demikian, literasi digital adalah fondasi penting yang memungkinkan
teknologi pendidikan berfungsi optimal. Tanpa literasi digital, digitalisasi
pembelajaran tidak dapat mencapai hasil yang diharapkan. Oleh karena itu,
penguatan literasi digital harus menjadi prioritas dalam pembangunan pendidikan
modern.
Teknologi Pendidikan dan Transformasi