Kesenjangan Akses sebagai Ancaman Pembelajaran Mendalam
Kesenjangan Akses sebagai Ancaman
Pembelajaran Mendalam
Salah satu kritik terbesar dalam penggunaan teknologi
adalah ketimpangan akses. Pembelajaran mendalam hanya dapat terlaksana jika
semua siswa memiliki akses yang setara terhadap perangkat, internet, dan
fasilitas pendukung. Tanpa itu, teknologi justru meningkatkan ketidakadilan
pendidikan.
Di banyak wilayah, keterbatasan infrastruktur masih
menjadi hambatan. Siswa dari keluarga kurang mampu sulit mengikuti pembelajaran
berbasis teknologi, yang pada akhirnya menghambat proses pembelajaran mendalam.
Sekolah dan pemerintah harus memastikan bahwa
penggunaan teknologi tidak menciptakan “kelas dua” bagi siswa yang tidak
memiliki akses. Program peminjaman perangkat, fasilitas Wi-Fi publik, dan
kebijakan subsidi dapat menjadi solusi.
Guru juga perlu menyesuaikan strategi pembelajaran
dengan kondisi nyata siswa. Tidak semua aktivitas harus digital. Pembelajaran
mendalam dapat dicapai melalui kombinasi teknologi dan aktivitas langsung yang
bermakna.
Keadilan akses adalah fondasi penting agar teknologi
benar-benar berfungsi sebagai alat pemerdekaan belajar, bukan penghalang.