Global Citizenship Education (GCED)
Global Citizenship
Education (GCED)
Pendidikan
kewarganegaraan global (Global Citizenship Education atau GCED)
merupakan pendekatan yang menumbuhkan kesadaran peserta didik tentang tanggung
jawab mereka sebagai warga dunia. SDG 4 menempatkan GCED sebagai sarana
membangun perdamaian, toleransi, dan solidaritas global. Pendidikan ini tidak
hanya mengajarkan pengetahuan lintas budaya, tetapi juga nilai-nilai
kemanusiaan universal seperti keadilan, empati, dan keberlanjutan.
GCED bertujuan membentuk
individu yang mampu berpikir kritis terhadap isu global seperti kemiskinan,
konflik, dan perubahan iklim. Melalui pembelajaran berbasis dialog dan proyek
lintas negara, siswa dapat memahami keterkaitan antarbangsa serta peran mereka
dalam menciptakan dunia yang lebih adil. GCED menuntut sistem pendidikan yang
terbuka terhadap keberagaman dan kolaborasi internasional.
Kendati potensial,
penerapan GCED di banyak negara masih terbatas karena keterbatasan kurikulum
dan sumber daya pendidik. Banyak guru belum memiliki kompetensi atau bahan ajar
yang relevan untuk mengintegrasikan perspektif global ke dalam pembelajaran lokal.
Selain itu, orientasi pendidikan yang terlalu nasionalistik kadang menimbulkan
resistensi terhadap konsep kewarganegaraan global.
Untuk mengatasinya,
pemerintah perlu memperkuat kebijakan pendidikan yang mengintegrasikan GCED
dalam kurikulum nasional. Kegiatan pertukaran pelajar, kolaborasi sekolah
lintas negara, dan penggunaan media digital dapat memperkaya pengalaman belajar
global. Guru juga perlu dilatih untuk menumbuhkan nilai empati dan toleransi
dalam kelas.
Dengan menerapkan GCED,
pendidikan dapat menjadi sarana diplomasi budaya dan perdamaian dunia. Siswa
tidak hanya tumbuh sebagai warga negara yang baik, tetapi juga sebagai warga
dunia yang sadar akan peran mereka dalam menjaga harmoni dan keberlanjutan planet.