Belajar Sepanjang Hayat: Refleksi Mahasiswa S3 UNESA tentang Konsep Seamless Learning
Belajar Sepanjang Hayat: Refleksi Mahasiswa S3 UNESA
tentang Konsep Seamless Learning
Surabaya, 10 November 2025
Belajar tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu. Gagasan
inilah yang menjadi benang merah refleksi mahasiswa Program Doktor Teknologi
Pendidikan UNESA dalam kajian bertema “Belajar Sepanjang Hayat melalui
Konsep Seamless Learning.”
Kegiatan ini mengundang mahasiswa untuk menulis narasi
reflektif mengenai pengalaman belajar mereka — bagaimana konsep pembelajaran
tanpa sekat membantu mereka menghubungkan antara teori akademik, praktik
profesional, dan kehidupan pribadi.
Prof. Dr. Mustaji, M.Pd dalam arahannya menyampaikan,
“Mahasiswa doktoral harus mampu menjadikan setiap pengalaman
hidup sebagai bahan belajar. Inilah inti dari Seamless Learning — di
mana batas antara kuliah dan kehidupan sehari-hari melebur.”
Sementara itu, Dr. Syaiputra Wahyuda Meisa Diningrat,
M.Pd menambahkan bahwa refleksi akademik merupakan proses penting dalam
membentuk kesadaran ilmiah dan profesional.
“Karya reflektif mahasiswa bukan hanya catatan pengalaman,
tapi juga dokumen akademik yang menunjukkan transformasi cara berpikir,”
ujarnya.
Melalui tulisan-tulisan reflektif ini, para mahasiswa S3
tidak hanya belajar memahami teori, tetapi juga menautkannya dengan praktik
nyata dalam dunia pendidikan.