Tantangan Etika Guru di Era Digitalisasi
Tantangan Etika Guru di
Era Digitalisasi
Kemajuan teknologi
pendidikan membawa kemudahan, tetapi juga tantangan etika bagi guru. Dalam
lingkungan digital, batas antara privasi, hak cipta, dan integritas akademik
menjadi semakin kabur. Guru dituntut untuk menjadi panutan dalam penggunaan
teknologi secara bertanggung jawab dan etis.
Misalnya, penggunaan
materi dari internet tanpa atribusi yang benar bisa menimbulkan pelanggaran hak
cipta. Guru perlu memberikan teladan dengan menyertakan sumber yang sah dan
mengajarkan siswa pentingnya kejujuran akademik di dunia digital.
Selain itu, etika
penggunaan data siswa juga menjadi isu penting. Guru harus memahami konsep data
privacy dan tidak sembarangan membagikan informasi pribadi peserta didik di
media sosial atau platform daring.
Tantangan lain adalah
menjaga netralitas dan profesionalisme di ruang digital. Dalam komunikasi
daring, setiap kata yang diucapkan guru dapat berdampak luas. Oleh karena itu,
guru harus berhati-hati dalam menggunakan media sosial, baik dalam konteks pribadi
maupun profesional.
Etika guru di era
teknologi bukan sekadar aturan moral, melainkan dasar bagi terciptanya
ekosistem pembelajaran digital yang aman, beradab, dan berkelanjutan.