Parental Involvement
Parental Involvement
Keterlibatan orang tua (parental
involvement) merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang
keberhasilan pendidikan anak. SDG 4 menekankan bahwa tanggung jawab pendidikan
tidak hanya berada di tangan sekolah, tetapi juga keluarga sebagai lingkungan
belajar pertama. Ketika orang tua berperan aktif dalam mendukung proses belajar
anak, motivasi, prestasi, dan kesejahteraan emosional anak meningkat secara
signifikan.
Bentuk keterlibatan orang
tua dapat beragam, mulai dari membantu anak belajar di rumah, berkomunikasi
dengan guru, hingga berpartisipasi dalam kegiatan sekolah. Kehadiran orang tua
dalam dunia pendidikan menciptakan sinergi antara pembelajaran formal dan
nonformal yang memperkuat karakter anak. Selain itu, hubungan positif antara
sekolah dan keluarga mendorong terbentuknya komunitas belajar yang suportif.
Sayangnya, masih banyak
orang tua yang kurang memahami pentingnya keterlibatan mereka dalam pendidikan.
Faktor kesibukan kerja, rendahnya tingkat pendidikan, serta kurangnya
komunikasi antara guru dan orang tua sering menjadi penghambat utama. Dalam
beberapa kasus, sekolah pun belum menyediakan ruang partisipasi yang cukup bagi
orang tua untuk berkontribusi.
Untuk mengatasi hal ini,
perlu ada kebijakan dan program sekolah yang mendorong kemitraan aktif antara
guru dan orang tua. Kegiatan seperti parent meeting, lokakarya
parenting, dan komunikasi berbasis teknologi dapat meningkatkan interaksi yang
konstruktif. Sekolah juga perlu membangun budaya kolaboratif yang menghargai
kontribusi orang tua.
Melalui keterlibatan orang tua yang aktif, pendidikan menjadi proses yang berkelanjutan dan kontekstual. Kolaborasi antara keluarga dan sekolah bukan hanya memperkuat pencapaian akademik, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter, berempati, dan siap menghadapi tantangan masa depan sesuai semangat SDG 4