Open Educational Resources (OER)
Open Educational
Resources (OER)
Sumber pendidikan terbuka
(Open Educational Resources atau OER) merupakan inovasi penting dalam
meningkatkan akses terhadap pembelajaran berkualitas. SDG 4 mendukung prinsip
keterbukaan sumber daya pendidikan agar pengetahuan dapat diakses secara luas
dan gratis oleh siapa pun, kapan pun, dan di mana pun. OER mencakup buku
digital, modul, video pembelajaran, hingga perangkat lunak pendidikan yang
bebas digunakan dan dimodifikasi.
Penggunaan OER
memungkinkan lembaga pendidikan untuk menekan biaya dan memperluas jangkauan
pembelajaran, terutama di daerah yang memiliki keterbatasan sumber daya. Selain
itu, OER mendorong kolaborasi global antarpendidik dalam berbagi praktik
terbaik dan memperkaya materi ajar sesuai kebutuhan lokal. Prinsip keterbukaan
ini memperkuat nilai demokratisasi pengetahuan di era digital.
Meskipun potensinya
besar, adopsi OER masih terhambat oleh kurangnya kesadaran, keterampilan
digital, dan dukungan kebijakan. Banyak guru belum memahami cara mencari,
menilai, atau memodifikasi sumber terbuka dengan benar. Di sisi lain, beberapa
institusi masih enggan memanfaatkan OER karena kekhawatiran terhadap hak cipta
dan validitas konten.
Pemerintah dan
universitas perlu mendorong pengembangan platform OER nasional yang kredibel
dan mudah diakses. Pelatihan untuk guru dan dosen dalam pembuatan serta
adaptasi materi terbuka harus menjadi prioritas. Selain itu, kebijakan publik
harus memberikan insentif bagi para pendidik yang berkontribusi dalam ekosistem
sumber terbuka.
Dengan memperluas
penggunaan OER, akses terhadap pendidikan berkualitas dapat lebih merata dan
berkelanjutan. Prinsip keterbukaan dalam pendidikan ini mencerminkan semangat
SDG 4 untuk menciptakan sistem belajar yang inklusif, kolaboratif, dan
berkeadilan bagi semua.