Higher Education
Higher Education
Pendidikan tinggi (higher
education) memainkan peran strategis dalam menghasilkan sumber daya manusia
unggul, inovatif, dan berkarakter. SDG 4 menempatkan pendidikan tinggi sebagai
kunci untuk mendukung pembangunan berkelanjutan melalui riset, inovasi, dan
transfer pengetahuan. Perguruan tinggi tidak hanya berfungsi sebagai institusi
akademik, tetapi juga sebagai pusat pemikiran kritis dan agen perubahan sosial.
Kualitas pendidikan
tinggi sangat bergantung pada relevansi kurikulum, kompetensi dosen, serta
keterkaitan antara universitas dan dunia industri. Reformasi sistem pendidikan
tinggi diperlukan agar lulusan memiliki kemampuan adaptif terhadap perubahan
ekonomi dan teknologi. Program magang, riset terapan, dan kolaborasi
internasional dapat meningkatkan relevansi pendidikan tinggi terhadap kebutuhan
global.
Meskipun demikian,
ketimpangan dalam akses pendidikan tinggi masih menjadi persoalan serius. Biaya
kuliah yang tinggi, keterbatasan beasiswa, dan disparitas antar wilayah
menyebabkan banyak individu berpotensi tinggi tidak dapat melanjutkan
pendidikan. Selain itu, komersialisasi pendidikan tinggi kadang menggeser
esensi akademik menjadi orientasi profit.
Untuk mengatasinya,
negara perlu memastikan bahwa pendidikan tinggi tetap menjadi barang publik (public
good). Kebijakan pendanaan berkeadilan, transparansi akreditasi, dan
peningkatan kapasitas riset menjadi kunci memperkuat peran universitas dalam
ekosistem pembangunan nasional.
Dengan pendidikan tinggi yang inklusif, inovatif, dan berintegritas, bangsa dapat menciptakan generasi yang mampu berpikir kritis sekaligus berkontribusi nyata terhadap kemajuan sosial dan ekonomi. Maka, pencapaian SDG 4 bukan hanya soal kuantitas lulusan, tetapi juga kualitas dan dampak keilmuan yang mereka hasilkan bagi dunia