Hari Guru Nasional: Teknolog Pendidikan Mendukung Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka
Hari Guru Nasional: Teknolog Pendidikan Mendukung
Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka
Hari Guru Nasional menjadi momentum untuk mengevaluasi sejauh mana guru
mampu menyesuaikan diri dengan perubahan kurikulum, terutama Kurikulum Merdeka.
Kurikulum ini menekankan pembelajaran yang lebih fleksibel, berpusat pada
siswa, dan berbasis kompetensi. Namun, banyak guru masih menghadapi kesulitan
dalam merancang pembelajaran yang sesuai. Teknolog Pendidikan hadir sebagai
mitra strategis yang membantu guru merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi
pembelajaran Kurikulum Merdeka secara efektif.
Teknolog Pendidikan memiliki kemampuan untuk membantu guru menyusun rencana
pembelajaran, modul, dan asesmen yang selaras dengan tujuan kurikulum. Mereka
juga dapat memperkenalkan metode pembelajaran berbasis proyek, eksplorasi, dan
kolaboratif yang sesuai konteks sekolah. Dengan bimbingan profesional, guru
dapat merancang aktivitas yang menstimulasi kreativitas, berpikir kritis, dan
kemampuan problem solving siswa.
Selain itu, Teknolog Pendidikan dapat membantu guru memanfaatkan teknologi
untuk mendukung fleksibilitas pembelajaran. Misalnya, penggunaan LMS, platform
kolaboratif, atau media digital interaktif yang mempermudah guru menyampaikan
materi sesuai kebutuhan siswa. Hal ini memastikan pembelajaran tidak hanya
adaptif tetapi juga menarik bagi siswa.
Hari Guru Nasional menegaskan bahwa guru membutuhkan dukungan untuk
menjalankan Kurikulum Merdeka dengan baik. Teknolog Pendidikan memberikan
solusi sistemik melalui desain pembelajaran, pendampingan penggunaan teknologi,
dan evaluasi berbasis data. Kolaborasi ini membantu guru menjadi fasilitator
pembelajaran yang profesional dan inovatif.