Educational Research
Educational Research
Riset pendidikan (educational
research) berperan sebagai fondasi ilmiah dalam pengambilan kebijakan dan
inovasi pembelajaran. Dalam konteks SDG 4, penelitian pendidikan menjadi
instrumen penting untuk mengidentifikasi tantangan, mengevaluasi program, dan
menemukan solusi berbasis bukti. Tanpa riset yang kuat, kebijakan pendidikan
cenderung bersifat reaktif dan tidak berkelanjutan.
Penelitian pendidikan
mencakup berbagai aspek, mulai dari evaluasi kurikulum, efektivitas metode
pembelajaran, hingga pemerataan akses pendidikan. Melalui riset, pendidik dan
pembuat kebijakan dapat memahami kebutuhan peserta didik secara lebih mendalam dan
mengembangkan strategi yang tepat sasaran. Pendekatan berbasis data membantu
menghindari keputusan yang bersifat spekulatif.
Namun, riset pendidikan
sering kali kurang mendapatkan perhatian dan dukungan dana yang memadai. Banyak
guru dan dosen memiliki potensi riset tinggi, tetapi terbatas oleh waktu,
fasilitas, dan insentif. Selain itu, hasil penelitian sering tidak sampai pada
tahap implementasi kebijakan karena kurangnya sinergi antara akademisi dan
pengambil keputusan.
Untuk memperkuat budaya
riset pendidikan, diperlukan kolaborasi antara universitas, lembaga pendidikan,
dan pemerintah. Penyediaan dana riset kompetitif, publikasi hasil penelitian,
serta integrasi temuan ilmiah dalam kebijakan publik akan mempercepat transformasi
pendidikan.
Dengan mengedepankan
riset sebagai dasar pengambilan keputusan, sistem pendidikan akan menjadi lebih
adaptif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan zaman. Riset bukan hanya
bagian dari akademik, tetapi motor utama untuk memastikan SDG 4 terwujud melalui
kebijakan yang berbasis ilmu pengetahuan dan bukti nyata.